You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub Resmi Buka Jakarta Asset Motivation & Creation 2025
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Wagub Serukan OPD Optimalkan Aset Secara Kreatif dan Kolaboratif

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyerukan kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki secara kreatif dan kolaboratif.

"Upaya pembangunan kota dan creative financing melalui optimalisasi barang milik daerah," 

Dalam membangun kota, kata Rano, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu mengoptimalkan aset-aset yang dimiliki.

"Ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta melalui BPAD untuk memperkuat upaya pembangunan kota dan creative financing melalui optimalisasi barang milik daerah," ujar Rano, saat membuka Jakarta Asset Motivation & Creation (JAMC) DKI Jakarta 2025 di Soleil Ballroom, Movenpick Hotel Jakarta City Centre, Jalan Pecenongan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/12).

Rano Pastikan Ketersediaan Stok Pangan Jelang Nataru

Menurut Rano, untuk merealisasikan dan mengembangkan creative financing di Jakarta perlu sinergisitas dengan berbagai stakeholder atau yang disebut public private partnership.

Adanya creative financing ini, diharapkan Rano dapat membuka wawasan para pegawai di lingkungan Pemprov DKI untuk berinovasi seluas-luasnya dalam membangun Jakarta melalui potensi yang dimiliki.

"Saya sangat yakin program ini akan memberikan dampak luar biasa bagi pemerintah dan masyarakat Jakarta," tegasnya.

Kepala BPAD DKI Jakarta, Faisal Syafruddin menjelaskan, kegiatan JAMC yang digelar dalam format diskusi ini diikuti 200 perwakilan OPD dengan menghadirkan sejumlah narasumber.

Ia berharap, muncul ide-ide kreatif pengelolaan aset idle (menganggur) di masing-masing OPD untuk memperkokoh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam upaya membangun Jakarta menjadi kota global.

Diakui Faisal, sejak 2023 lalu telah dibentuk Unit Pengelola (UP) Jakarta Aset Manajemen Centre, untuk memaksimalkan pendapatan dari aset BMD.

Menurut Faisal, tren pendapatan dari pemanfaatan BMD sejak 2023 hingga 2025 ini terus mengalami peningkatan.

"Dapat dilihat peningkatan PAD kita yang cukup signifikan dari pengelolaan JAMC ini. Dari Rp450 miliar, Insyaallah kita akan mencapai Rp805 miliar di tahun 2026," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1363 personTiyo Surya Sakti
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1334 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1192 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye1059 personNurito